Jurusan Teknik Polije Gelar Bimtek dan Coaching Clinic PKM 2026, Tingkatkan Kualitas Proposal Mahasiswa
Jember – Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember (Polije) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan prestasi mahasiswa melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 400 mahasiswa ini dilaksanakan secara hybrid di Auditorium Polije dan melalui Zoom Meeting pada Kamis (5/2).
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Dafit Ari Prasetyo, S.T., M.T. selaku Person in Charge (PIC) kegiatan Bimtek dan Coaching Clinic PKM Jurusan Teknik Tahun 2026. Melalui koordinasi yang dilakukan bersama tim pelaksana, seluruh rangkaian kegiatan mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pendampingan mahasiswa dapat berjalan dengan baik. Kehadiran kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Jurusan Teknik dalam memberikan fasilitasi dan pembinaan yang berkelanjutan kepada mahasiswa untuk meningkatkan kualitas proposal PKM dan memperbesar peluang meraih pendanaan serta prestasi di tingkat nasional.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember, Ir. Moch. Nuruddin, S.T., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Program Kreativitas Mahasiswa merupakan salah satu wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan menyelesaikan permasalahan nyata melalui pendekatan ilmiah.
Beliau juga menyampaikan bahwa Jurusan Teknik berkomitmen memberikan pendampingan yang maksimal kepada mahasiswa agar mampu menghasilkan proposal PKM yang berkualitas dan kompetitif. Menurutnya, keterlibatan aktif mahasiswa dalam PKM tidak hanya mendukung peningkatan prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter inovatif, kemampuan bekerja dalam tim, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan masyarakat.
"Kegiatan Bimtek dan Coaching Clinic ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai ide kreatif dan inovatif dari mahasiswa Jurusan Teknik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mengharumkan nama Politeknik Negeri Jember di tingkat nasional," ungkapnya.

Pada kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari Prof. Dr. dr. Indwiani mengenai strategi penyusunan proposal PKM yang sesuai dengan pedoman terbaru, mulai dari pemilihan ide, penyusunan latar belakang, metode pelaksanaan, hingga tips agar proposal memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pendanaan.
Antusiasme mahasiswa terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan terkait penyusunan proposal, pemilihan topik, hingga strategi implementasi program disampaikan peserta dan mendapat tanggapan langsung dari narasumber.
Sebagai tindak lanjut, Jurusan Teknik juga menyelenggarakan Coaching Clinic PKM pada 12–13 Februari 2026 yang melibatkan 8 dosen reviewer dan 28 tim PKM. Dalam kegiatan ini, setiap tim memperoleh pendampingan intensif untuk menyempurnakan proposal yang telah disusun. Reviewer memberikan masukan terkait kebaruan ide, kelayakan metode, hingga penyusunan anggaran agar proposal semakin siap bersaing pada seleksi pendanaan PKM.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember berharap dapat meningkatkan jumlah proposal PKM yang lolos pendanaan sekaligus memperkuat budaya akademik yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada solusi bagi masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional melalui ajang Program Kreativitas Mahasiswa dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).