Dosen Jurusan Teknik Polije Kembangkan Alat Pengasapan Ikan Tenaga Surya yang Ramah Lingkungan

Jember – Komitmen Politeknik Negeri Jember (Polije) dalam menghasilkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat kembali ditunjukkan melalui karya dosen Jurusan Teknik. Salah satu inovasi terbaru dikembangkan oleh Risse Entikaria Rachmanita bersama tim peneliti berupa alat pengasapan ikan berbasis tenaga surya yang terintegrasi dengan sistem pirolisis dan kondenser spiral berpendingin alami.

Inovasi tersebut dikembangkan melalui pendanaan Program DPPM BIMA Tahun 2025 sebagai upaya meningkatkan efisiensi proses pengasapan ikan sekaligus mengurangi dampak lingkungan yang selama ini ditimbulkan oleh metode pengasapan konvensional.

Pada alat yang dikembangkan, asap hasil pembakaran tidak langsung dilepaskan ke udara, melainkan diproses melalui sistem pirolisis dan kondenser sehingga dapat diubah menjadi asap cair yang memiliki nilai tambah ekonomi. Teknologi ini memungkinkan pemanfaatan hasil samping proses pengasapan yang sebelumnya terbuang menjadi produk yang bermanfaat.

Menurut Risse Entikaria Rachmanita, pengembangan alat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan teknologi pengolahan hasil perikanan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Melalui sistem yang diterapkan, asap yang dihasilkan selama proses pengasapan dapat dikondensasikan menjadi asap cair yang lebih aman serta memiliki beragam manfaat, termasuk sebagai bahan pengawet alami.

Selain menghasilkan produk tambahan berupa asap cair, alat ini juga dirancang dengan sistem pendinginan alami pada kondenser spiral yang tidak memerlukan energi listrik tambahan. Pendekatan tersebut menjadikan alat lebih hemat energi sekaligus mendukung konsep teknologi ramah lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir dan pelaku usaha perikanan skala kecil maupun menengah.

Keunggulan lainnya terletak pada penggunaan sistem penyaringan asap yang mampu mengurangi kandungan senyawa berbahaya sebelum proses kondensasi berlangsung. Dengan demikian, kualitas asap cair yang dihasilkan menjadi lebih baik dan berpotensi untuk dimanfaatkan pada berbagai kebutuhan pengolahan pangan maupun aplikasi lainnya.

Pengembangan teknologi ini juga membuka peluang baru bagi pelaku UMKM sektor perikanan. Dalam satu proses produksi, pengguna tidak hanya memperoleh produk utama berupa ikan asap, tetapi juga menghasilkan asap cair yang memiliki nilai jual tersendiri. Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha sekaligus menambah sumber pendapatan bagi masyarakat.

Melalui inovasi ini, Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember terus berupaya menghadirkan solusi teknologi yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pengembangan alat pengasapan ikan tenaga surya ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis teknologi tepat guna.

Ke depan, inovasi tersebut diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas oleh pelaku usaha perikanan di Jember dan berbagai daerah lainnya. Dengan dukungan teknologi yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis, sektor perikanan diharapkan semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.